SMAN 1 INDRA MAKMU

SMAN 1 INDRA MAKMU

Cerdas, Kreatif, Berkarakter, Berprestasi gemilang

Beranda
Tentang Sekolah
Berita
Galeri
Prestasi
Kelola Website
Beranda
Profil
Tentang Sekolah
Berita
Galeri
Prestasi
Kelola Website
SMAN 1 INDRA MAKMU

SMAN 1 INDRA MAKMU

Cerdas, Kreatif, Berkarakter, Berprestasi gemilang

Kontak Kami

  • JL. PTPN 1 AFD 1 JRU, Aceh Timur
  • info@sekolah.sch.id

Media Sosial

© 2026 SMAN 1 INDRA MAKMU. Hak Cipta Dilindungi.

    Ketika Guru Tidak Pernah Berhenti Belajar

    Literasi22 Oktober 202610 kali dilihat
    Ketika Guru Tidak Pernah Berhenti Belajar

    Menulis merupakan pengungkapan perasaan dan pikiran di atas kertas dalam bentuk konsep. Terkadang seseorang menulis karena hobi yang tertanam dalam dirinya, sehingga menulis menjadi kebiasaan dan  rutinitas yang dilakukan setiap saat. Ada pula  seseorang menulis karena keinginan atau kebutuhan yang mengharuskan untuk menghasilkan sebuah karya. Bagaimanapun tujuannya,  menulis bukanlah talenta instan melainkan suatu keterampilan yang diawali dengan proses latihan yang berulang.

    Ketika ada sebagian orang mengatakan menulis adalah hal yang sulit, itu karena dia belum memulai, masih baru sebatas membayangkan. Kebanyakan orang  ketika hendak menulis  terlalu banyak berpikir  bagaimana menulis dengan benar, padahal hal yang paling penting adalah bagaimana menuangkan pemikiran atau kata hati dengan jujur. Adakalanya ketika hendak memulai, otak kita takut tulisannya jelek, takut salah, padahal tulisan pertama yang kita buat itu boleh jelek, dan itu adalah hal yang wajar dalam proses pembelajaran. Proses awal menulis  itu tidak luput dari kesalahan, karena pada dasarnya rumus menulis itu diawali dari: Tulis dulu-Jelek dulu-Baru perbaiki.

    Pengalaman  seperti ini sering terjadi pada kita, ketika kita ingin  terlihat hebat di mata orang lain, sehingga kita lupa bahwa setiap penulis hebat pun pernah memulai dari tulisan yang berantakan. Jika kita menulis menunggu inspirasi dulu baru menulis, maka sampai besok pun kita tidak akan pernah menulis, karena inspirasi itu akan datang ketika kita mulai menulis. Sama seperti ketika kita akan mencuci setumpuk pakaian kotor, untuk memulai mencuci rasanya berat dan malas, tapi begitu memulai mencuci satu atau dua pakaian, tak terasa semuanya selesai. Begitu pula dengan menulis, harus  diawali dengan belajar sekalipun kita  orang yang berpendidikan tinggi atau seorang pendidik,  bagaimanapun kondisinya kita harus menjadi “murid” di hadapan kertas kosong.

    Oleh karena itu marilah wahai rekan-rekan pendidik, mulailah menulis apa pun  yang ada di dalam benak dan pikiran kita. Tumpahkan semua yang kita lihat, dengar, dan rasakan untuk bisa menjadi warisan kecil yang hidup lebih lama dari usia kita, setidaknya agar siswa-siswi kita tahu bahwa guru mereka pun tidak pernah berhenti untuk terus belajar.

     

    Indra Makmu, 23 Oktober 2026

    Ngatmini Simorangkir, S.Pd

    Bagikan:

    Kembali ke Berita
    Berita SebelumnyaRapat Dewan Guru SMA Negeri 1 Indra Makmur Bahas Persiapan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

    Berita Terkait

    Sentuhan Pemimpin, Bangkitnya Semangat Pendidik  SMA N 1 Indra Makmu
    Literasi
    15 Okt 2026

    Sentuhan Pemimpin, Bangkitnya Semangat Pendidik SMA N 1 Indra Makmu

    Bolehkah Membuat Tulisan Dibantu AI?
    Literasi
    13 Okt 2026

    Bolehkah Membuat Tulisan Dibantu AI?